Sabtu, 24 Mei 2014

Serumen

Serumen, atau kita orang awam yang lebih sering menyebutnya conge atau kotoran telinga, merupakan zat asam yang dikeluarkan oleh kelenjar kulit seruminosa dalam telinga. Hal ini merupakan pertahanan tubuh aktif dari berbagai macam bakteri yang kemungkinan bisa masuk kedalam telinga. Serumen yang besifat lengket, asam dan berbau memang membuat orang seperti jijik untuk melihatnya. Mangkanya kebanyakan orang relatif untuk memberishkan serumen tersebut. Namun hal ini merupakan kesalahan besar. Serumen yang lengket efektif untuk menangkap kotoran seperti debu, ataupun bakteri yang masuk kedalam telinga. Lain dari pada itu serumen sendiri menjaga kelembaban kulit dalam telinga.

Pada dasarnya serumen yang mengering akan otomatis keluar seiring dengan gerakan rahang kita saat kita berbicara ataupun mengunyah. Serumen yang kering akan didorong oleh serumen lengket yang baru ke luar. Lalu saat serumen sudah berada di bibir kuping, maka kita cukup menggunakan air hangat untuk membantu mengeluarkannya.


Perlu di ingat bahwa, menggunakan stick seperti cotton bud, sisi tumpul pensil, atau bahkan jari, akan merusak jaringan kulit dalam telinga. Hal ini justru akan mengakibatkan kulit menjadi infeksi dan bakteri akan mengendap pada kulit yang infeksi tersebut. Lain dari pada itu serumen pun bisa saja tidak keluar melainkan malah terus terdorong masuk ke daerah dalam telinga. Hal yang paling fatal adalah jika gendang telinga pecah akibat kita memasukan stick tersebut terlalu dalam. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar