Sabtu, 24 Mei 2014

Teh Hijau

Teh hijau (camelia sinensis) merupakan daun teh yang mengalami oksidasi dalam jumlah minimal, proses oksidasi dihentikan dengan pemanasan (cara tradisional Jepang dengan menggunakan uap atau cara tradisional Tiongkok dengan menggongseng di atas wajan panas). Teh yang sudah dikeringkan bisa dijual dalam bentuk lembaran daun teh atau digulung rapat berbentuk seperti bola-bola kecil (teh yang disebut gun powder). Teh hijau adalah jenis teh yang memiliki kandungan anti oksidan paling tinggi ketimbang teh jenis lain. 



Dan adapun beberapa manfaat yang dapat kita peroleh dengan mengkonsumsi teh hijau antara lain :
1.       Mencegah kanker
Penelitian di McGill University mengungkapkan bahwa anti oksidan dalam teh hijau dapat menurunkan resiko penyakit kanker 18% dan juga hasil riset jepang juga menyatakan bahwa teh hijau juga bisa mengurangi resiko kambuhnya kanker payudara pada wanita.
2.       Menurunkan berat badan
Ekstraksi teh hijau dipercaya meningkatkan pembakaran kalori didalam tubuh.
3.       Menjaga kesehatan jantung
Hasil studi menunjukan, mengkonsumsi teh hijau dengan frekuensi normal dalam skala panjang dapat menurunkan resiko penyakit jantung. Karena teh hijau dapat menurunkan kadar kolesterol.
4.       Menjaga kesehatan hati
Studi klinis menunjukkan bahwa  teh hijau dapat menjaga kesehatan hati secara keseluruhan.
5.       Mencegah diabetes
Teh hijau berperan untuk membantu mengatur kadar glukosa serta memperlambat kenaikan gula darah. Hal ini juga memicu dan merangsang produksi insulin dan mengaktifkan fungsi pankreas untuk beberapa tingkat gula extent.
6.       Pencegah dan pengobatan penyakit saraf
Polifenol dalam teh hijau dapat membantu menjaga bagian otak yang mengatur daya ingat. Jadi, konsumsi rutin teh hijau dapat membantu dalam pencegahan penyakit degeneratif dan neurologis seperti Alzheimer dan Parkinson. 

Namun konsumsi teh hijau sebaiknya dalam frekuensi yang normal. Yakni cukup 2-3 gelas / hari. Karena teh hijau memiliki kandungan tanin, yang dapat menimbulkan efek diuretik (ingin buang air kecil terus menerus). Yang berdampak pada kekurangan cairan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar